selasar-loader

Mengapa jenjang perguruan tinggi tidak menerapkan pakaian seragam seperti SD hingga SMA?

LINE it!
Answered Jul 07, 2017

Ilham Akhsanu Ridlo
Dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga.

GcCcitf6wjL9InvF7ARsK0Wj7KWH0yuZ.jpg

Saya teringat beberapa kasus "pemberontakan" mahasiswa ketika pihak rektorat sebuah PTS di Madura memaksa mereka untuk memakai batik seragam di hari tertentu dengan alasan melakukan identifikasi terkait keamanan kampus.

Tentu kita harus melihat lagi sebuah hirarki dalam dunia pendidikan. Kita membagi menjadi Pendidikan Dasar (PD), Pendidikan Menengah (PM) dan Pendidikan Tinggi (PT). 

Jenjang Perguruan Tinggi merupakan sebuah jenjang di mana seorang peserta didik disebut Mahasiswa. Maha sendiri bermakna "agung" atau "besar". Diartikan dalam sistem pendidikan kita bahwa mahasiswa adalah peserta didik pada jenjang Pendidikan Tinggi. 

Di dalam pendidikan tinggi, seorang mahasiswa harus dituntut untuk dapat mempelajari keilmuan secara luas baik secara teori maupun pada tataran berpikir. Lebih utamanya pada kemandirian berpikir dalam proses pendidikan. Mahasiswa dituntut sudah paham dan sadar akan hukum yang berlaku sehingga dapat menempatkan dirinya harus berpakaian bagaimana ketika mengikuti perkuliahan. Bagaimana menempatkan diri dalam etika, moral, perilaku, dan norma sudah menjadi bahan yang sudah "khatam" dalam tahap berpikirnya.

Sementara, pelajar masih membutuhkan sebuah proses penyeragaman berpikir tentang nilai moral dan norma, mahasiswa dituntut sudah bisa bisa menunjukkan kemandirian berpikir. Karena pada hakikatnya "Seragam" bertujuan untuk itu.

So, kalau masih ada yang ke kampus pake celana pendek, mungkin bisa melihat kembali nilai etika dan norma yang berlaku di kampus. :D

foto via unila.ac.id

234 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored