selasar-loader

Apa pendapat Anda mengenai wacana pemindahan ibukota Indonesia?

LINE it!
Answered Jul 07, 2017

Nur Fadhilah
Seorang Mahasiswa yang Ingin Tahu Banyak

Bundaran Hotel Indonesia

8n5IvYg7PsPY6G9z68SbZ0VdIuqhyBpD.jpg

Sumber gambar: m.tempo.co

Isu pemindahan ibu kota Indonesia sedang hangat diperbincangkan belakangan ini. Menurut hemat saya, wacana pemindahan ibu kota tidak muncul baru-baru ini. Wacana seperti ini mungkin dapat dikaji terlebih dahulu dengan melakukan penelitian dan semacamnya. Tujuannya adalah apa yang menjadi pertimbangan untuk diwujudkannya wacana tersebut sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Perlu adanya penyelarasan antara hal-hal yang menjadi pertimbangan untuk dipindahkannya ibu kota Indonesia dengan apa yang diharapkan dari pemindahan tersebut. 

Jika pemindahan ibu kota Indonesia ini disejajarkan dengan dipindahkannya ibu kota Amerika Serikat dari New York ke Washington D.C., bagi saya, bukanlah suatu perbandingan yang apple to apple. Akan tetapi, Indonesia dapat saja mengambil pelajaran dari apa yang sudah terjadi di Amerika Serikat terkait wacana ini. Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah apakah pemindahan ibu kota ini akan berganti pula pusat pemerintahannya? Jika pemindahan ibu kota sekaligus berganti pula pusat pemerintahannya, menurut saya hal ini harus dikaji betul apakah kota yang nantinya menjadi ibu kota baru dapat memungkinkan untuk dijadikan pula sebagai pusat pemerintahan?

Kita bisa saja mengambil contoh dari Malaysia. Ibu kota Malaysia tidak berada di wilayah yang sama dengan pusat pemerintahannya. Ibu kotanya berada di Kuala Lumpur, sementara pusat pemerintahannya berada di Putra Jaya. Mungkin masih banyak negara lain yang sama dengan apa yang terjadi di Malaysia. Akan tetapi, dalam kasus ini saya akan mencoba mengambil contoh yang lebih dekat dengan Indonesia, yakni Malaysia. Berdasarkan pengalaman saya, perbedaan wilayah yang dijadikan sebagai ibu kota dan pusat pemerintahan di sana (Malaysia), membuat segala urusan pemerintahan menjadi terpusat dan cenderung kondusif apabila dipisahkan dengan ibu kota. Kawasan Putra Jaya yang merupakan pusat pemerintahan Malaysia cenderung sepi dan tenang, berbeda kondisinya dengan apa yang ada di Kuala Lumpur yang lebih ramai. 

Pusat Pemerintahan Malaysia, Putra Jaya

zoFN26XSfLXebU_98nmHTrRvRfX2QMyS.jpg

Sumber gambar : thousandwonders.net

Sedikit penutup dari saya, wacana seperti ini sudah seharusnya memang perlu banyak belajar dari negara-negara lain. Apabila pemerintah sudah mengkaji lebih dalam terkait hal ini, mungkin saja dapat diwujudkan. Namun, satu hal yang pasti, apakah rakyat Indonesia, khususnya warga Jakarta akan siap juga menerima pemindahan ibu kota tersebut?

430 Views
Hamdi Alfansuri

Sebenarnya terkait hal ini, memang masih dibutuhkan banyak kajian dan pertimbangan sebelum akhirnya ditetapkan. Sepengetahuan saya beberapa referensi menyebutkan yang akan dipindah adalah Pusat Pemerintahannya, sedang untuk pusat Bisnis, Industri dan sebagainya akan tetap di Jakarta, mungkin seperti memindahkan pusat pemerintahan. Tapi ya tentu tetap banyak lebih dan kurangnya. Ya semoga keputusannya nanti bisa jadi yang terbaik. hehe

Salam kenal mbak.
  Jul 8, 2017

Write your answer View all answers to this question