selasar-loader

Setujukah Anda jika siswa di sekolah tidak lagi memakai seragam yang ditentukan? Mengapa?

LINE it!
Answered Jun 11, 2017

Burhannudin Alwi
Mahasiswa Hukum

lFWd0ODlSqSgWlRq2nyk7yFaFnaomcSP.jpg

Tidak setuju. Setidaknya ada dua alasan mengapa saya tidak setuju jika siswa sekolah mengenakan pakaian yang bukan seragam atau pakaian bebas. Pertama, pakaian bebas tentu akan menunjukkan status sosial si pemakai. Tidak dapat dipungkiri. Hal ini barangkali terlihat di ranah universitas. Tidak adanya seragam menyebabkan kadang kita dapat membedakan mahasiswa dari status sosialnya hanya dilihat dari cara ia berpakaian. Stereotip memang, tapi faktor ini memang tidak dapat dihindari untuk saat ini. Bayangkan jika hal tersebut terjadi di Sekolah Dasar, seorang anak yang berasal dari keluarga tidak mampu akan mengenakan pakaian seadanya, sedangkan temannya yang berasal dari keluarga yang mampu mengenakan pakaian yang bermerk. Yang menjadi ketakutan adalah hal ini akan mempengaruhi mental anak yang kurang mampu.

Kedua adalah distraksi visual. Hal ini saya alami sendiri. Saya lebih mampu memperhatikan penjelasan guru dengan baik saat orang-orang di sekitar saya tidak mengenakan pakaian yang mencolok. Berbeda saat saya kuliah dan rekan saya mengenakan warna yang mencolok atau gaya berpakaiannya berbeda dari yang lain. Menjadi distraksi visual yang akan menghilangkan fokus. Sementara itu, jika semuanya mengenakan pakaian yang sama, tentu saya tidak akan tertarik untuk melihat apa yang dikenakan rekan saya di dalam kelas.

Di sisi lain, pemakaian seragam kadang mendapat kritik karena membatasi kretivitas siswa atau ruang gerak siswa. Tapi sebenarnya kreativitas tidak melulu dapat diaktualisasi melalui pakaian.

335 Views
Write your answer View all answers to this question